Kisi-Kisi Penulisan Kenangan Baby Blues

Pengumuman undangan menulis kenangan baby blues ada di sini.

Dear Sahabat,

Beberapa tulisan yang masuk rata-rata berisi senada, yaitu menjelaskan panjang lebar mengenai “apa itu baby blues”. Padahal yang kami harapkan adalah pengalaman pribadi saat mengalami baby blues, yang tentunya unik untuk setiap orang. Untuk itu rasanya kami perlu memberikan gambaran (kisi-kisi) kira-kira apa saja yang sebaiknya ditulis.

Poin-poin yang sebaiknya ditulis:

– Kapan kira-kira munculnya perasaan blues itu

– Bagaimana rasa hati dan sikap kita saat blues sedang datang (merasa bersalah, marah, menangis, sedih, tidak nafsu makan, dsb)

– Mengapa Anda merasa bahwa itu adalah “blues” (misal “It’s just not me”, biasanya saya nggak begitu, dsb)

– Ketika Anda sedang blues, bagaimana reaksi orang sekitar? (suami/orang tua/mertua/saudara dsb). Apa tindakan mereka?

– Bagaimana pengaruh blues terhadap kehidupan anda sehari-hari saat itu

– Saat anda curiga bahwa “something wrong with me”, apa yang Anda lakukan? (cerita kepada seseorang, ke dokter, cari info di internet, dsb atau malah cuek, tidak peduli, atau tidak tahu kalau itu adalah blues)

– Menurut Anda, kira-kira apa penyebab blues itu pada diri Anda

– Bagaimana kira-kira pengaruh blues tsb terhadap bayi Anda (dia rewel karena saya sepertinya tidak sepenuh hati merawatnya, tidak ada pengaruh terhadap bayi, dia semakin rewel karena saya grogi, tidak percaya diri, sedih, marah, dsb)

– Tips yang manjur untuk Anda dalam melewati/mengatasi the blues

– Hikmah terbesar bagi Anda lewat the blues tersebut

Poin-poin yang sebaiknya dihindari :

– Menjelaskan apa itu baby blues secara teoritis (seorang psikiatrist akan menjelaskan hal ini di bab awal buku)

– Menjelaskan tips mengatasi baby blues yang tidak Anda buktikan sendiri (hasil browsing dari internet)

Terakhir:

Tulisan yang diserahkan bukan tulisan yang pernah dipublikasikan (di blog pribadi sekalipun). Jika sudah pernah dipublikasikan, harap diubah seperlunya sehingga menjadi tulisan yang baru.

Salam kami,

Mamiek Syamil dan Dina Sulaeman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s