Kecil-Kecil Jadi Insinyur


Coba lihat foto di atas. Laki2 di sebelah Reza (bukan yang mangku Reza) adalah produser kami. Namanya Muhammad. Entah ada inspirasi apa, pas ngeliat Reza duduk santai di kereta bayinya (stroller), dia tertawa ngakak, trus bilang, “Salam, Muhandes!” (muhandes=insinyur)

Nah, sejak hari itu, sapaan “Muhandes” buat Reza menyebar ke orang-orang dan sampai sekarang, itu julukan Muhandes kayaknya udah populer banget di lantai enam kantor kami. Temen2 kalau menanyakan kabar Reza, nanya gini, “Muhandes cheture?” (Muhandes gimana kabarnya?”)

Seperti saya pernah cerita dulu, Reza memang tiap hari dibawa ke kantor. Kadang saya taruh di penitipan bayi, tapi lebih sering duduk di kantor aja. Soalnya banyak yang protes kalau Reza gak ada di ruangan. Terutama dua laki-laki yang ada di foto di atas (oya, yang satu lagi namanya Ali). Huahhh.. kalo sehari aja gak liat Reza, mereka udah ribut. Dengan sabarnya mereka menggantikan saya menggendong Reza, sampai saya selesai menerjemahkan atau mengedit satu artikel. Dua-duanya masih bujangan. Mau nikah, masih ngeri sama urusan perekonomian, katanya.

Beberapa hari lalu, Direktur Radio India, bela-belain datang ke kantor kami. “Aku kangen sama Muhandes,” katanya. Dengan rada kesel dia mengeluhkan, “Kok sekarang Muhandes gak mau lagi kugendong. Dulu kan mau?!” (Sekarang Reza udah kenal wajah orang dan hanya mau digendong orang-orang tertentu saja, terutama kedua lelaki fans utamanya itu).

Produser Radio Cina (saya lupa namanya), secara berkala juga datang ke ruangan kami khusus untuk menggendong Reza (katanya, buat refreshing). Sama, dia juga suka menyapa Reza dengan “Muhandes”. Ada lagi temen, namanya Shanaz, orang Iran, juga rajin gendongin Reza sementara saya ngetik. Shanaz ini cantik deh, Reza selalu anteng kalo dipangku ama Shanaz. Ih, kecil2 kok udah tau mana yang cantik.

Nah, karena banyak yang membantu menjaga Reza, saya tambah males deh nganter Reza ke penitipan bayi (kan harus jalan kaki 10 menitan gitu deh, kalo pelan2).

Hihihi.. sekedar cerita aja.


Catatan: Sapaan “muhandes” (=insinyur) di Iran sepertinya sapaan penghormatan. Semacam sapaan “bos”, gitu kali ya. Jadi, nggak selalu yang disapa bener2 insinyur. Tapi mudah2an jadi doa, supaya Reza kalo gede jadi insinyur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s