Ternyata Tak Cukup Hanya Dengan si Aifi

Masih ingat jurnal saya yang ini? Intinya, dalam menyikapi berita di tivi tentang berbagai musibah yang seolah tak ada putus-putusnya di negeri ini, saya memilih mematikan tivi dan menyibukkan diri dengan banyak kegiatan. Daripada ngeri sendiri, gitu loh.

Tapi..kehadiran Ima di rumah kami bbrp waktu lalu, menyadarkan saya tentang perlunya kita semua mengambil langkah-langkah konkrit dalam menyelamatkan lingkungan hidup (duh, kalimatnya!).

Jadi ginih, ceritanya. Selama seminggu jalan bareng Ima (ketika Ima menginap di rumah kami awal tahun baru lalu), saya melihat, Ima selalu menolak dikasih tas kresek (kantong plastik). Katanya, di Inggris orang-orang sudah sadar bahwa kantong plastik itu berbahaya buat lingkungan, karena plastik tidak akan bisa terurai oleh tanah sampai puluhan tahun ke depan. Jadi, orang-orang di sono tuh, kalau belanja bawa tas sendiri. Ibu warung di depan rumah kami sampai takjub sama Ima, “Iya tuh, temennya Bu Dina, baik ya.. gak mau dikasih tas kresek. Saya sih seneng aja… kan plastik sekarang mahal Bu… Orang lain mah, belanja seribu perak aja minta dikresekin!”

Terus-terang saya jadi tergugah dan berusaha meniru Ima. Yah, biarlah, meski gak sanggup berjuang untuk mencegah musibah banjir atau menolong saudara-saudara kita yang sengsara ditimpa berbagai bencana, minimalnya saya melakukan langkah kecil demi lingkungan. Jadi… saya pun sebisa mungkin menolak diberi kantong plastik kalo belanja. Kantong2 plastik di rumah pun saya kumpulkan baik2, lalu diberikan ke ibu warung, supaya bisa dimanfaatkan kembali. Duh, si ibu warung seneeeng banget! Kebiasaan ini juga saya tularkan ke ipar-ipar saya yg kebetulan tinggal se-kompleks.

Akibatnya, meski kami (saya dan ipar2) jadi favorit ibu2 warung (karena menolak kantong plastik) tetep aja kami dianggap ‘aneh’ (terlihat dari tatapan keheranan ibu2 warung dan pembeli lain).

Masih lumayan cuma ditatap heran. Suatu saat, saya beli kerudung di Pasar Baru dan menolak kantong plastik. Si Mang menjawab, “Ga papa Bu, ga perlu bayar kok!” (?!!!)

Gambar minjem dari sini, You Have The Power, maksudnya, kita semua punya kemampuan dan kekuatan untuk menyelamatkan bumi 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s