Dampak Naiknya BBM Buat Kami

Ribut-ribut soal rencana pencabutan subsidi BBM (ada analisis bagus dari Farid Gaban, di sini), saya sebenarnya tidak merasa terlalu kena dampak. Makan sehari2 jadi mahal? Yah.. emang udah biasa ngirit kok… Baju mahal? Ah juga jarang beli… Bensin mahal? Ah, cuma punya motor inih. Transport? Kami juga jarang jalan-jalan (males naik angkot, hihihi). Bukan berarti saya ga peduli sama rakyat kecil yang pasti sangat sengsara akibat kenaikan harga2 loh ya…

Tapi, tiba-tiba ada berita yang membuat saya cemas: harga tiket pesawat bakal melambung. Hwaaaaa… :((((

Ortu saya kan di Padang. Mau ga mau harus naik pesawat untuk mengunjungi mereka. Naik bis atau kapal, saya tidak sanggup lagi. Sebelum ini saya tidak peduli dengan harga tiket karena bergaji dollar dan tiket tehran-padang full diurus dan ditanggung kantor. Lah sekarang..hwa… hwa… pusing banget deh…

Solusinya? Gak usah pulang kampung?

Ya nggak juga…

Ada buku bagus, judulnya Sedekah Cinta, salah satunya menceritakan tentang sedekah si anak ke ibunya yang langsung dibalas Allah dengan 10 kali lipat. Saya pikir, mungkin sebaiknya saya tetap pulang liburan ini dengan niat berbuat baik pada orangtua. Insya Allah, Allah akan mengganti semua biaya melangit yang harus saya keluarkan. Kalaupun tidak berupa uang, bisa jadi berupa kesehatan, kesolehan anak…dll… Amiiin..ya Allah…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s