[Minta Saran] Benarkah Tindakan Saya?

Anak saya Reza sudah lewat 2 tahun (ultahnya 28 April lalu). Sekarang punya kesukaan untuk berkata “Ndak!”

Ada kalanya, sikap keras kepalanya ini membuat saya kehilangan akal. Misalnya sekarang ini (sambil nulis jurnal ini nih), Reza sudah hampir 15 menit menangis. Pasalnya, bajunya kotor setelah main air di halaman rumah. Tapi, gak mau diganti dan dimandiin. Dibujuk berbagai cara, tetap menolak. Akhirnya, dia saya kurung di taman belakang (jadi, pintu penghubung taman belakang dan bagian dalam rumah saya kunci). Dia menangis meraung-raung sambil mengintip di jendela. Tiap sebentar saya tanya, “Mandi ya?” Jawabnya selalu “Ndaaaaak!!!!”

Kejadian ini sudah sering terulang. Saya benar-benar pusing menghadapinya. Bahkan pernah sekali, Reza menolak keluar dari kamar mandi setelah dimandikan. Karena sudah tak tahu lagi bagaimana membujuknya, saya tutup pintu kamar mandi. Dia menangis beberapa menit, lalu ketika pintu saya buka, dia langsung menurut, mau keluar kamar mandi. Eee…ketika hal sama terulang, taktik ini sama sekali tak mempan. Dia tetap menangis dan bertahan tak mau keluar meski sudah dikunci di kamar mandi, seolah yakin, beberapa menit lagi pintu pasti saya buka.

Saat ini, Reza menangis jerit-jerit. Dan saya tak tahu bagaimana membuatnya mau dimandikan. Semua rayuan dan bujuk tak mempan. Padahal bajunya basah dan kotor sekali. Sepertinya mau saya kerasin aja (dipaksa). Tapi benarkah tindakan seperti itu? Please help me…

photo by Imazahra

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s