Jatinangor 1993-2009: Pilihan Hidup

Jatinangor 1993

Saya datang ke kampus yang sepi dan gersang itu dengan perasaan nelangsa, ditemani Papi. Saya hampir nangis (dan akhirnya memang nangis) saat mengetahui ternyata Fakultas Sastra sudah pindah dari Dago ke Jatinangor. Belum lagi sedih karena saya keterima di jurusan yang rada aneh “Sastra Arab”. Saya dulu SMA jurusan fisika. Lalu pas UMPTN, kan ada kesempatan memilih 2 jurusan sains dan 1 sosial, untuk sosial saya pilih Sastra Arab. Kenapa? Ya karena unik aja. Kalau Sastra Inggris udah bosan (halah! Kayak pinter aja:D). Tapi pas bener2 diterima di Sastra Arab, rada nyesel deh dan bertekad tahun depannya saya akan ikut UMPTN lagi. Parahnya lagi, teman-teman sejurusan saya ternyata banyak juga yang berasal dari jurusan fisika dan biologi, lalu frustasi, dan tahun depannya lulus di kedokteran…di ITB.. di ekonomi…


Saya? Hm, atas saran Ibunda, saya bertahan. Meski awalnya blank banget (dan minder juga, soale banyak teman2 se-SMA saya yang kuliah di ITB, kami sama-sama merantau dari Padang ke Bandung, tapi saya kuliah di ‘desa’, mereka di ‘kota’, hahaha…) lama-lama saya bisa mengikuti pelajaran dan lulus dengan baik.

Jatinangor 2009

Saya datang lagi ke kampus ini. Sekarang sudah ramai dan rindang. Kali ini saya datang bersama si Akang dan Reza. Saya duduk di perpustakaan HI untuk membaca sebuah skripsi, mencari data-data yang saya perlukan untuk membuat proposal tesis, lalu langsung mengetiknya di laptop. Rasanya baru beberapa menit, si Akang sudah nelpon, “Sudah selesai?” Ampuuuun….!


Saya cepat-cepat menyelesaikan riset kilat ini lalu menyusul si Akang dan Reza yang menunggu saya di kampus Fak Sastra. Saat si Akang ada urusan sama seorang dosen, saya dan Reza segera ke ruang jurusan Sastra Arab, mau minta surat rekomendasi untuk melanjutkan S2 di jurusan HI. Saya naiki tangga-tangga gedung itu sambil menggenggam tangan Reza, memintanya untuk tak terus-terusan meloncat. Asing sekali rasanya. Di benak saya terbayang, 16 tahun yang lalu, saya mondar-mandir di tangga-tangga ini, masih muda, gamang, ambisius…


Proses meminta surat rekomendasi di jurusan, bertemu dengan beberapa dosen, juga terasa aneh dan canggung, diiringi rengekan Reza, “Ayo pulaaaang…!”


Ya Tuhan, begitu cepat waktu berlalu. Rasanya baru kemarin saya duduk di ruangan ini bersama dosen-dosen yang waktu itu masih sangat muda, dan sekarang mereka terlihat beruban. Beberapa jam di Jatinangor hari ini, membuat saya menyimpulkan sesuatu. Agaknya beginilah hidup, gabungan antara pilihan manusia dan ketetapan-Nya. Manusia bukanlah boneka yang semata-mata menjalani skenario Tuhan. Dia punya hak untuk memilih, karena Tuhan memberinya akal dan memang menyuruhnya memilih. Pilihan kita hari ini akan menentukan ketetapan Tuhan untuk kita di hari depan.


Seandainya dulu tak memilih “Sastra Arab” waktu UMPTN, entah di mana saya hari ini. Begitu pula, seandainya dulu saya memilih ikut UMPTN lagi dan meninggalkan jurusan Sastra Arab, entah apa jadinya. Pilihan saya untuk bertahan ternyata menentukan jalan hidup saya selanjutnya: menikah dengan si Akang yang senior saya di Sastra Arab, ke Iran (karena saya pernah belajar bhs Arab, saya lulus pendidikan bahasa Persia hanya dalam waktu 3 bulan), lalu jadi penerjemah, penulis, dan editor politik Timur Tengah di IRIB (Iran Broadcasting, tempat saya kerja 4 tahun), lalu sekarang jadi penulis buku/artikel yang konsen di kajian Timur Tengah.


Dan sekarang… setelah 16 tahun, saya kembali ke kampus ini, untuk melakukan pilihan baru: ingin melanjutkan kuliah, di sela-sela kesibukan mengurus dua buah hati (Kirana yang penyabar dan Reza yang tak pernah rela bundanya duduk di depan laptop)


Akankah ini pilihan terbaik? Setelah saya memilih ini, apa yang nanti akan terjadi?

Let’s wait and see…;)

*halah.. kan belum tentu lulus tesnya..hehe.. doain saya lulus tesnya ya temans:D*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s