Catatan Ahad Pagi #8: Terpaksa Berbuat Baik

Pernahkah engkau, suatu saat memberikan uang Rp5000 kepada tukang becak ketika ongkos yang disepakati adalah Rp4000? Biasanya tukang becak (yang selama ini kutemui) akan berkata, “Wah, ga ada kembaliannya bu.” Dan, engkaupun terpaksa berkata, “Ya udah pak, ambil saja.”

Pernahkah engkau punya tetangga, yang rajin mengajakmu pengajian? Kau sebenarnya malas pergi, tapi karena sungkan dan demi menyenangkan hatinya, suatu hari kau tetap pergi. Dan, ternyata, ada banyak pencerahan yang kaudapat hari itu!

Pernahkah engkau berada di pinggir jalan, tergesa-gesa untuk suatu urusan, tiba-tiba ada kecelakaan di depan mata. Kau bisa pergi segera dan berpikir, “Biar saja, ada orang lain yang akan mengurusi”, bisa juga memutuskan untuk menolong orang itu, minimalnya mengantar sampai ke rumah sakit.

Inilah yang disebut ‘taufiq ijbari’, berada dalam kondisi ‘terpaksa’ untuk berbuat baik. Dan tahukah engkau, ini adalah sebuah nikmat yang besar dari Tuhan?

Bayangkan bila engkau berada dalam situasi sebaliknya: terpaksa berbuat buruk.
-Duduk di kelas, semua teman mencontek (karena pengawas ujian sengaja meninggalkan ruangan), dan engkaupun -merasa- terpaksa ikut mencontek

-Duduk bekerja di sebuah instansi, yang membuatmu -merasa- terpaksa untuk menandatangani kwitansi kosong, memberikan/menerima uang pelicin, atau menerima pembagian uang haram?

-Duduk di sebuah ruangan, yang di dalamnya orang-orang membicarakan aib orang lain. Engkau jengah, tapi tak kuasa untuk beranjak pergi, apalagi menasehati, karena sungkan pada mereka.

-…

Karena itu, mungkin kita senantiasa perlu berdoa,
“Allah yang Mahabaik
Tempatkanlah aku dalam kondisi yang selalu membuatku untuk berbuat baik
Jauhkan aku dari situasi yang membuatku terpaksa berbuat buruk..”

Karena seringkali, kebaikan yang kita lakukan bukan karena kita ‘ingin’ melakukannya, tapi karena Tuhan membawa kita untuk berada dalam situasi yang memudahkan kita untuk berbuat baik..

*maaf, bukan sok bijaksana,
hanya sekedar menasehati diri sendiri

(gambar: dari google.)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s