Catatan Ahad Pagi#32: Sibuk (2)

Ini lebih tepat disebut Catatan Ahad Sore, karena baru sore ini saya bisa menulis. Sepanjang pagi saya sibuk dengan banyak hal. Saya hitung-hitung, hingga akhir bulan ini, hari-hari saya akan penuh oleh berbagai urusan…ckckck…

Hfff.. kapan ya bisa leha-leha? Halah…gaya banget nih… Padahal sebenarnya saya tuh banyak leha-leha dalam arti banyak di rumah saja, tidur kapan saja saya mau (kalau kerja ngantor kan ga bisa gitu ya), bisa main berlama-lama dengan anak-anak…bisa ngeblog…

Tapi ya tetap saja, ada saat-saat dimana saya merasa sangat sibuk dan kepala saya terasa penuh. Sudah dekat-dekat stress juga mungkin, sehingga kadang bawaannya jadi pengen marah. Banyak orderan yang belum selesai (gak ding, cuma dikit kok…hihihi, tapi terasa banyak gitu loh), banyak target-target yang ingin dicapai dalam jangka waktu tertentu…

Nah, hari Selasa yll, kami main ke rumah teman kami yang ada di atas bukit… (loh, katanya sibuk.. ya iya makanya ini sibuk yang aneh, gitu lah… di atas kertas sih kayak ngga sibuk, tetapi terasanya sibuk, gitu..)

Nah, teman kami bilang, “Eh..ada rumah dijual loh..asyik banget, di tepi sungai..”

Saya malah ngomel, “Huh, aku malah pengennya punya rumah di pusat kota, sayang ga kuat duitnya..!” (jujur, saya ga suka tinggal di rancaekek, tapi mau gimana lagi, inilah tempat terbaik bagi kami saat ini)

“Yah.. buat hari tua aja..biar hidup tenang..” sambung teman saya.

Suami saya menjawab, “Hari tua itu justru hari yang sibuk. Kita harusnya mempersiapkan diri agar hari tua kita sibuk, bukannya malah pengen hidup tenang…”

Saya antusias mendengar kata-katanya ini. Sungguh, suami saya belum pernah bicara soal ini dan sepertinya inilah sebabnya, mengapa kami sering berdebat masalah keuangan. Saya memimpikan masa tua yang tenang, rumah nyaman, anak-anak selesai sekolah, dapat kerjaan mapan, dan saya dan suami duduk-duduk santai nungguin kedatangan cucu. Artinya, kehidupan kami sejak sekarang harus diatur supaya kelak ada tabungan hari tua. Sementara suami saya? Oh, dia sama sekali tidak peduli soal tabungan. Kalau ada uang, dan ada perlu ya dipakai; tapi kalau ada perlu dan tak ada uang, ya udah, sabar saja. Menabung? Menggunakan saran-saran dari financial advisor (kayak di majalah-majalah itu loh..)? Wah, jauuuh…

Ternyata, di mata suami saya, masa tua itu harus sibuk, semakin hari semakin sibuk. Dan baginya, sungguh sangat sia-sia kalau hari ini sibuk hanya dengan niat ‘supaya hari tua kita bisa leha-leha.”

Contohnya, kata suami saya, Nabi Muhammad diangkat jadi nabi pada usia 40 tahun. Praktis sejak itu hingga wafatnya beliau semakin sibuk mengurus umat. Imam Khomeini di Iran, usia 70 tahun baru berhasil memenangi revolusi Islam Iran, dan sejak saat itu bebannya tambah berat mengurusi negara (kalau sebelumnya kan urusannya ‘hanya’ jadi ulama yang terus mengobarkan semangat perlawanan melawan rezim yang zalim), ulama-ulama Islam lainnya, juga hingga akhir hayatnya terus sibuk menulis buku, bahkan ada ulama yang sudah hampir meninggal, tetap minta dibawakan buku dan pena karena ada yang mau dituliskannya..Nabi Muhammad dan para ulama itu pasti ga pernah pusing sama urusan tabungan kan? Pokoknya bekerja sebaik mungkin, dan tawakal. Allah yang akan mencukupkan rezki kita… gitu kata si Akangku tercinta ini…

Teman saya berkomentar, “Benar juga ya..saya lihat, banyak orang-orang yang pensiun, lalu diam saja tak punya kegiatan, justru malah kondisi fisiknya cepat meluruh…”

Hm… hm… saya pun merenung. Sepertinya saya memang harus men-setting ulang bayangan saya tentang masa depan ya? Bukannya masa depan yang tenang, berleha-leha.. tapi justru saya sebaiknya mengharapkan masa depan yang sibuk, sampai ajal menjemput…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s