Manfaat Tahajud

Sekedar sharing saja.. semoga bermanfaat memotivasi pembaca untuk tahajud, karena saya juga sering termotivasi oleh tulisan orang-orang lain 🙂

Begini… selama dua pekan terakhir saya pusiiing banget, kebingungan merevisi draft disertasi saya. Bayangin, saya ini alhamdulillah berhasil nulis buku, tapi nulis disertasi (padahal baru draftnya) udah kelimpungan gini. Tiap diserahkan ke dosen, ada saja salahnya (dan saya akui memang salah). Tapi, sejak dua pekan terakhir, saya benar-benar macet. Otak saya rasanya buntu sekali. Saya tahu, saya gak akan ‘maju’ kalau ga baca text book dan jurnal. Masalahnya, saya blank melulu tiap baca, dan ga bisa konsen. Kadang saya dalam hati menyalahkan anak-anak: baru mau mulai konsen, eh, musti ngurusin mereka. Tapi saya berusaha tetap waras: anak-anak ga salah; saya yang gak bisa konsen kok nyalahin mereka. Toh saya berkali-kali bangun dini hari, tapi ujungnya malah facebook-an atau nulis untuk web dan blog.

Akhirnya, ga ada jalan lain, selain mengadukannya kepada Allah. Saya akui, akhir-akhir ini memang malas sekali tahajud; kalaupun berhasil melawan kemalasan, paling saya sholat dua rakaat saja, itupun tanpa penghayatan.

Lalu, saya berusaha melawan rasa malas itu, dan berusaha sholat 11 rakaat (5 x 2 rakaat + 1 rakaat witir). Saya ingat bahwa Allah menjanjikan akan mengabulkan doa untuk mereka yang sholat tahajud.

“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman: “Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” (HR Bukhari dan Muslim).
Lalu, saya ingat, ada seorang teman, dia ini sering jadi ustad (mengisi ceramah agama di masjid). Nah dia pernah bilang, kalau malamnya dia ga tahajud, saat dia bicara di mimbar, biasanya kata-katanya nggak lancar. Saya pikir, tentu berkorelasi juga dengan menulis kali ya.. 🙂

Alhamdulillah, setelah dijalani beberapa malam, kemarin saya merasakan manfaatnya. Begini, paginya saya chatting dengan seorang teman di Inggris. Saya mengeluhkan tidak berhasil mendapatkan jurnal yang sangat penting untuk disertasi saya. Eh, dia langsung carikan. Hanya dalam hitungan menit, itu jurnal sudah terdonlot di laptop saya. Lalu, saya berangkat kuliah. Tadinya, saya sudah pasrah. Itu perkuliahan terakhir dan saya seharusnya presentasi dan menyerahkan draft saya. Tapi kan sudah dua pekan macet, hanya ada sedikit perubahan di bab 1 yang saya lakukan.

Tapi sambil mengamati teman yang presentasi, saya dapat ide untuk memperbaiki beberapa bagian di naskah, lalu saya segera keluar kelas, ngeprint, balik lagi ke kelas, dan menyerahkannya ke pak profesor. Perkuliahan saya itu intinya musti rajin ngasih revisi, dan nanti akan dikomentari, lalu revisi lagi, dst, sampai akhirnya draft itu jadi (hampir) sempurna. Jadi, kalau saya nggak ngasihin revisi, saya yang rugi, gak dapat masukan lagi dari profesor saya yang cerdas banget itu.
Singkat kata, beliau memberikan beberapa masukan. Dan saya melanjutkan ngurusin naskah itu di perpus. Alhamdulillah, otak saya mendadak ga buntu lagi. Terang sekali rasanya. Saat membaca tumpukan text book di perpus, saya bisa memahaminya dengan mudah, bisa menemukan ‘sambungan’-nya dengan penelitian saya, dst. Subhanallah.

Masih belum cukup karunia dari Allah, tiba-tiba masuk SMS: minta no rek untuk mengirim honor tulisan saya. Subhanallah, tepat di saat keuangan saya menipis, Allah mendatangkan rizki-Nya.

Tentu saja, seharusnya sih, ketika sholat tahajud, niat kita harusnya lebih trensenden, lebih ‘tinggi’, lebih ‘nyufi’ : untuk mencapai ma’rifat, untuk menggapai cinta Ilahi… Tapi mungkin karena level saya masih segini, makanya yang terasa ya hal-hal materi melulu, hiks.

Ya sudahlah, siapa tau saja tulisan ini ada gunanya buat siapa saja yang sedang kesulitan. Allah sedemikian penyayang dan pemurahnya.. bahkan terhadap sholat yang masih males-malesan, setengah ngantuk, dan tidak terlalu khusyuk pun,  Dia memberikan apresiasi-Nya.. Subhanallah…

Advertisements

2 thoughts on “Manfaat Tahajud

  1. benar2 nyata manfaat dari tahajud 🙂
    Ibu sy juga sering banget nasehatin ini ke sy, menurut pengalaman beliau jg gitu, tahajud itu benar2 membantu saat ada kesulitan, tapi tetap aja sy masih suka jarang tahajud dan benar2 deh kendalanya itu cuma satu yaitu malas,ckckck… beneran harus segera dilawan rasa males ini. thanks for sharing bu Dina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s