Meninjau Ulang ‘Mengeja Seribu Wajah Indonesia’

Jadi ga sabar segera membaca buku ini 🙂

Setapak Aksara

Hari ini, saya kelar membaca Love Journey #2: Mengeja Seribu Wajah Indonesia. Buku yang diterbitkan oleh De Teens, lini Diva Press, ini adalah antologi 25 kisah perjalanan dari para traveler writer. Mereka antara lain: Dee An, Arabia, Dwi AR, M. Saipul, Dinar Okti Satitah, Huzer Apriansyah, Dina Y. Sulaeman, Bustomi Menggugat, Dian Onasis, Ary Amhir, Adis Takdos, Dody Johanjaya, Farchan Noor Rachman, Lina W. Sasmita, Meinilwita Yulia, Helene Jeane Koloway, Feni Kurniati, Prita Kusumaningsih, Katerina, Arini Tathagati, Lomar Dasika, Eaz Eryanda, Manik Priandani, Viola Malta Ramadhani, dan saya sendiri.

Bukan tanpa alasan saya membuat ulasan ini. Pertama, saya ingin membagi kesan saya selama membaca buku ini. Kendati saya sudah pernah membaca naskahnya sebelum terbit, tapi sensasinya tentu saja berbeda. Membaca versi digital, masih berupa naskah di Microsoft Word, tanpa keindahan visual; dibandingkan membaca versi cetak dengan kaver hijau segar, kertas berwarna, font yang ramah di mata, serta foto yang…

View original post 629 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s