[Parenting] Entrepreneurship

IMG_20160109_083706Salah satu skill penting yang harus diajarkan ke anak adalah entrepreneurship (kewirausahaan). Dalam kurikulum sekolah, ada mata pelajarannya. Untuk anak yang homeschooling, tentu ayah-ibunya sendiri yang musti ngajarin. Masalahnya, bagaimana kalau ayah-ibu ga bakat bisnis, kayak saya?

Pernah Reza bersemangat sekali ingin jualan karya origaminya (yang emang bagus dan cukup rumit bikinnya). Masalahnya, saya pesimis, siapa yang mau beli ya? Belum lagi rasa malu kalau harus duduk di pinggir jalan jualan (Reza dulu pingin jualan di pasar kaget dekat rumah kami, minggu pagi). Tapi saya tidak mematahkan semangatnya, saya hanya bilang “Bulan depan ya, sekarang mama masih sibuk” (beneran lho, emang sibuk; saya siap kok menahan malu demi anak :D).

Lama berlalu, Reza tidak berminat lagi. Dan beberapa ide lain juga demikian, layu sebelum berkembang. Akhirnya dia menemukan ide berwirausaha yang memang cocok buat kami (saya dan dia), yaitu jualan online. Pertama, ga perlu keluar rumah, kedua yang dijual memang yang disukai banget: buku. Reza terinspirasi dari kebiasaan saya selama ini: sering beli buku online.

Jadi, saya simpulkan, cara termudah untuk mengajari anak berwirausaha yang dimulai dari apa yang dekat, mudah, dan kita suka.

Lalu, saya baca, ternyata mendidik anak berwirausaha tidak sekedar ‘jualan’, melainkan mendidik anak agar memiliki berbagai sikap yang sangat erat terkait dengan wirausaha, yaitu sbb:
1. Resiliensi (daya tahan).
Cara: biarkan anak mengeluarkan isi hatinya, jangan direndahkan apa yang dirasakannya.
2. Inovasi dan kreativitas
Cara: biarkan anak bermain dan berekesplorasi (tapi jangan main game melulu, carikan jenis permainan yang bervariasi)
3. Kerja keras
Cara: didik anak mandiri dengan memberi mereka tanggung jawab dan menyelesaikan pekerjaan
4. Keingintahuan:
Cara: dorong anak untuk memulai hobi baru, ajak ke berbagai tempat yang mungkin bisa menginspirasi (workshop, museum, dll)
5. Percaya diri.
Cara: dorong mereka memberikan pendapat, beri kesempatan untuk mengambil keptusan sendiri (lalu didampingi, tentu saja; terutama kalau keputusannya beresiko; apapun hasil dari keputusannya, itu akan jadi pengalaman baginya).
6. Empati
Cara: hormati kepribadian dan pendapat anak, agar dia juga belajar untuk menghormati dan memahami orang lain
7. Optimisme
Cara: optimisme itu ‘menular’ jadi ortu pun harus jadi pribadi yang optimis, biasakan berpikir positif, dan bacakan kisah-kisah sukses orang lain
8. Sedekah
Pengusaha yang sukses harus punya visi “kebaikan untuk bersama” (bukan keuntungan sebesar-besarnya untuk diriku). Jadi latih anak untuk berbagi dengan teman, saudara, tetangga, terutama yang kekurangan.
(sumber)

Naaah… bersama ini saya perkenalkan toko buku online Reza: www.tokobukuanakbekas.wordpress.com

Reza sendiri lho, yang memfoto buku-buku, menuliskan sinopsis, menaruh harga, dan upload. Mampir ya, om, tante, kakaaaak… 🙂

Foto: Reza dan rekening bank pertamanya, biar bisa ngecek sendiri transfer dari pembeli

Advertisements

6 thoughts on “[Parenting] Entrepreneurship

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s