Logika Anti Anu

pancasilaCopas status FB

LOGIKA ANTI ANU

Seorang menulis status seperti di bawah ini, sehingga menggelitik saya untuk melanjutkan kuliah logika. (tulisan2 saya  sebelumnya soal logika ada link-nya di bawah)

Logika Anti
Ormas yang menolak menjadikan Pancasila sebagai asas organisasi dituduh anti Pancasila. Ini namanya logika generalisasi yang ngawur dan keblasuk. Setujukah dia kalau ormas yang menolak menjadikan Islam sebagai asas organisasi kita katakan sebagai ANTI ISLAM???

Jadi gini analisisnya.

Saya memilih makan bakso. Apakah saya anti mie ayam? Belum tentu, Anda butuh info tambahan untuk menilai saya. Siapa tau saya lagi bosen aja sama mie ayam.
Partai X memilih Islam sebagai asas organisasi. Apakah Partai X anti Pancasila? Belum tentu juga. Kita perlu indikator tambahan untuk menilainya.
Partai Y memilih Pancasila sebagai asas organisasi. Apakah Partai Y anti Islam? Belum tentu juga, harus ada informasi tambahan.

Dalam ilmu mantiq (logika), “berbeda” itu memang tidak selalu sama dengan “anti dan menolak”. Berbeda (istilahnya ‘tabayun’) terbagi menjadi tiga:


1. Mitslan: Dua hal yg berbeda tapi punya ada titik kesamaan di antara keduanya (contoh: Cecep dan Agus beda orang, tapi sama-sama manusia).
2. Mutakhalifan: Dua hal yang berbeda tapi di antara keduanya mungkin saja berkumpul bersama menjadi sifat bagi sesuatu yang lain (contoh: putih dan manis, bisa sama-sama menjadi sifat bagi sebuah kue).
3. Mutaqabilan: betul-betul berbeda dan tak mungkin bersatu. Mutaqabilan terbagi menjadi empat : tanaqudh, ‘adam wa malakah, dhiddan, tadhayuf. [penjelasannya panjang]

Nah, sekarang, ormas anu punya track record menolak Pancasila dijadikan dasar negara (dasar negara itu harus Quran dan Hadist, kata mereka) dan sistem pemerintahan Indonesia harus diganti jadi khilafah. Ada juga yang bilang, “Kalau khilafah berdiri, apa-apa yang diinginkan Pancasila pasti akan terwujud, jadi mengkontradiksikan Pancasila dengan khilafah itu ga nyambung!” Well, silahkan dirujuk lagi, sistem pemerintahan yang diinginkan Pancasila itu khilafah atau bukan? Jelas bukan. Khilafah dan Pancasila itu ‘mutaqabilan’.

Nah, apakah ormas itu bisa disebut anti-Pancasila? Kalau mau pake ‘logika’, ya iyalah… kan ‘mutaqabilan’ (benar-benar beda dan tak mungkin bersatu). Tapi kalau mau pake ‘teori ngeles’, beda lagi jawabannya. [Misalnya, ngeles gini, “Pancasila yang asli itu, sila pertamanya sebenarnya syariah Islam, tapi diubah oleh oknum!” Yang sedang kita bahas ini adalah Pancasila yang ada sekarang. Kan katanya mau pake ‘logika’.]

Sebaliknya, apakah ber-Pancasila itu anti-Islam? Jelas tidak, karena dengan ber-Pancasila juga bisa melaksanakan nilai-nilai Islam (ini masuk ke “mutakhalifan”).

*moral of the story: kalo mau ngeles pake ‘logika’, musti lulus dulu kuliah mantiq dengan nilai A, ok?

Tulisan sebelumnya tentang logika:

Logika Gaga (p)

Logika Warung

Logika Warung For Kids

Logika yang Tertukar

 

Advertisements

One thought on “Logika Anti Anu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s