Tumbal

wikileaksIni cerita horor. Begini, pembantu saya (kerja 3x sepekan) cerita soal bibinya yang baru meninggal sepekan yang lalu. Tak lama setelah meninggal, saudaranya (sepertinya sepupu) yang tinggal tak jauh, masih bertetangga, malah beli mobil baru. Selama ini, orang itu sudah punya mobil dan membangun rumah, padahal tidak bekerja sama sekali. Uang dari mana?

Sudah menjadi rahasia umum, kata pembantu saya ini, orang-orang bisa mendapatkan uang dengan memberikan tumbal kepada ‘sesuatu’. Kata pembantu saya, dia melihat sendiri beberapa orang di kampungnya (yang bertetangga dengan kompleks kami) mendapat uang berlimpah padahal tidak bekerja apa-apa. Dia bahkan menyebut orang-orang di kompleks kami yang dicurigai melakukan praktik serupa. Indikatornya: ada anggota keluarga atau orang yang terkait, meninggal  mendadak.

Kata pembantu saya, yang meninggal sebagai tumbal itu biasanya sudah pernah merasakan hasil uang jahat itu (misalnya, si bibinya itu memang pernah dikasih makanan oleh sepupunya ini). Makanya, hati-hati saja, kata pembantu saya, jangan mau dikasih makan oleh orang ga jelas.

Waduh, rasanya memalukan buat saya, percaya sama hal-hal kayak gini. Saya berusaha membuang jauh-jauh bayangan orang-orang [tetangga kami] yang disebutnya, rasanya nggak mungkin deh.  *Istighfar… istighfar…

Barusan, saya membaca artikel yang horor juga. Pernah dengar kasus heboh email-emailnya Hillary Clinton yang dibocorkan Wikileaks kan? Nah, di antara email itu, ada yang menunjukkan bahwa ketua tim kampanye Hillary, John Pondesta, terkait dengan ritual hitam. Ada email dari Marina Abramovic kepada Tony Podesta, saudara kandung  John Podesta. Isinya, mengajak Tony dan John untuk datang pada “Spirit Cooking Dinner”. Tony kemudian memforward email itu kepada John Podesta dan bertanya, “Are you in NYC Thursday July 9 Marina wants you to come to dinner.”

Abramovic menulis buku petunjuk ‘spirit cooking’ di  sini [entah apa isinya, saya ga berani klik]. Kata situs ini, buku petunjuk ini berisi kombinasi antara “satanic practices and sex”. Juga ada artikel yang menyebutkan bahwa ritual ini memberikan tumbal (manusia/anak yang dibunuh, dijadikan ‘korban’). Hal ini nyambung dengan kasus keterkaitan Hillary dan Bill Clinton soal penyelundupan anak-anak dan kasus pedofilia. Juga ada artikel yang saya baca tentang ritual aneh-aneh ini pernah ditampilkan di depan beberapa pimpinan Eropa (termasuk Merkel).

Tentu saja, hal-hal seperti ini sulit diterima akal logis ya. Bahkan kalau dibahas lebih jauh saya akan diolok-olok sebagai pengguna ‘teori konspirasi’. Tapi email bocor Wikileaks adalah hal yang nyata, dan banyak dibahas di internet. Paul Joseph Watson dalam artikelnya menulis, “While the child trafficking and pedophile connections to Clinton remain unproven, the fact that her campaign chairman is apparently into spooky occult rituals involving menstrual blood and semen is easily one of the most disturbing Wikileaks revelations to date.” [meskipun keterkaitan Clinton dengan kasus penyelundupan anak dan pedofilia belum terbukti, fakta bahwa ketua kampanyenya terlibat dalam ritual pemujaan yang menyeramkan, melibatkan darah menstruasi dan sperma, adalah salah satu hal yang “paling mengganggu” dalam pengungkapan Wikileaks hingga kini].

So pengamat politik Barat aja [yang konon sangat logis, gak kayak orang Melayu] merasa terganggu sama masalah ini.

Jadi,  tujuan nulis ini, apa ya? Ga ada sih, cuma pingin cerita saja bahwa ritual setan dan penumbalan demi harta dan kekuasaan bukan cuma ada di kampung sini, tapi juga di negara semaju Amrik [yang dipandang dengan terkagum-kagum oleh banyak orang].

Dan terus-terang saya merinding menuliskan ini, mana malam-malam lagi… Semoga Allah selalu melindungi kita sekeluarga dari setan yang membisikkan kejahatan di dada manusia, dari setan dan manusia (Alladzii yuwaswisu fii shuduuri nnaas..Minal jinnati wannaas).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s